Metode Penyembuhan Diri dengan Energi Senyuman


Praktek Tahap I

  1. Kendurkan daerah dahi. Anda bisa membayangkan sedang bertemu dengan seseorang yang anda sayangi atau menatap pandangan yang indah. Rasakan energi senyum ini pada mata.
  2. Alirkan energi itu ke titik tengah antara dua alis, lalu hidung dan ke dagu. Rasakan bagaimana ia mengendurkan kulit muka, rasakan kehangatannya di seluruh wajah. Alirkan ke mulut, ke sudut mulut. Teruskan alirkan sampai ke ujung lidah. Letakkan ujung lidah pada langit-langit mulut dan tahan di sana selama latihan; lidah ini akan menghubungkan atau menyatukan dua saluran energi utama, yaitu Ida dan Pingala. Bawa energi ini ke rahang. Rasakan energi disini seperti melepaskan tegangan listrik yang biasanya ada di sana.
  3. Tersenyumlah pada leher dan tenggorokan, ini juga daerah penuh tegangan energi. Meski leher ini sempit, ia merupakan saluran utama hampir semua sistem tubuh. Udara, makanan, darah, hormon dan sinyal-sinyal dari sistem urat syaraf semuanya naik turun melewati leher. Bila kita sedang stres, berarti sistem tubuh kita terlalu banyak bekerja; leher berhenti beraktivitas lalu kita merasa leher terasa kaku.
  4. Tirukan dengan memandang leher kita seperti leher kura-kura, bairkan ia menyelinap dalam tempurungnya, biarkan ia terbebas dari kewajiban harus memanggul kepala anda yang berat itu. Tersenyumlah pada leher dan rasakan bagaimana energi ini membuka tenggorokan dan menghilangkan segala tegangan yang ada.
  5. Tersenyumlah pada bagian muka leher di mana kelenjar tiroid dan paratiroid berada. Inilah muara kekuatan bicara dan jika ia terganggu, maka energi tersumbat dan berhenti mengalir. Bila leher merasa tegang dan terasa ke punggung, anda tidak mungkin bisa mengungkapkan diri sendiri. Anda akan merasa takut jika berbicara di depan publik, minder dan tentu saja komunikasi akan gagal. Tersenyumlah pada kelenjar tiroid dan rasakan tenggorokan terbuka, seperti bunga yang sedang merekah. 
  6. Alirkan energi senyuman ini mengalir turun ke kelenjar timus, yang merupakan muara kasih sayang, muaranya api, muaranya energi dan sekaligus muaranya energi penyembuhan. Tersenyumlah padanya, rasakan bagaimana ia mulai menjadi lembut. Rasakan bagaimana ia mulai membesar, seperti kuncup bunga yang perlahan-lahan merekah. Rasakan aroma harum energinya dan kemudian energi penyembuhan mengalir keluar menuju jantung.

  7. Bawalah energi ini menjelajahi jantung, besarnya hanya sekepelan tangan, terletak agak ke kiri dari pusat dada. Jantung adalah muara kasih sayang, muara keharuan, muara hormat dan muaranya kegembiraan. Rasakan dia, ibarat kuncup bunga, yang perlahan-lahan merekah dan kirimkan aroma kehangatan kasih sayang, keharuan, kegembiraan energi yang menyebar ke seluruh organ dari terpompanya jantung. Biarkan energi senyum ini mengisi jantung dengan kegembiraan. Syukurilah fungsinya yang vital dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Bagaimana ia terbuka dan mengendur, bekerja secara alamai.
  8. Bawalah senyum dan energi kegembiraan dari jantung ke paru-paru. Tersenyumlah kepada semua sel paru-paru anda. Syukurilah atas kerjanya yang mengagumkan dalam menyuplai oksigen ke seluruh tubuh dan melepaskan karbon dioksida. Rasakan dia yang semakin lembut dan tenang. Rasakan reaksinya ketika menerima energi ini.
  9. Tersenyumlah pada paru-paru dalam-dalam. Tersenyumlah pada kesedihan dan depresi. Cairkan sifat negatif ini dari jantung anda. Penuhi paru-paru dengan nuansa kegembiraan yang dihasilkan oleh rasa kasih sayang, keharuan dan kegembiraan dari jantung. Biarkan energi senyuman kasih sayang, kegembiraan dan kebajikan selanjutnya mengalir ke hati (lever).
  10. Tersenyumlah pada hati, organ besar yang terletak pada belahan kanan di bawah sangkar iga. Syukurilah atas peraruiya yang kompleks dalam pencernaan, pemrosesan, penyimpanan dan distribusi nutrisi dan fungsinya dalam menetralkan cairan beracun. Rasakan bagaimana ia semakin lembut dan semakin lembab.
  11. Tersenyumlah sekali lagi dan telusuri hati dalam-dalam. Cari hal negatif atau kemarahan dan peringai kasar yang ada di sana. Tersenyumlah pada mereka. Biarkan kebahagiaan, murah hati, kebajikan dan kehangatan energi yang berasal dari sifat hakiki jantung, kebaikan mengalir ke sana sampai memenuhi rongga-rongga hati sampai meluap hingga ke ginjal dan kelenjar adrenalin.
  12. Bawalah energi pencerahan ini ke ginjal, yang terletak di bagian bawah sangkar iga di belakang sisi tulang punggung lainnya. Syukurilah peran mereka dalam menyaring darah, mengeluarkan zat-zat yang sudah tidak diperlukan lagi dan dalam mempertahankan keseimbangan cairan tubuh. Rasakan bagaimana mereka tumbuh semakin segar dan semakin bersih. Tersenyumlah pada adrenalin anda, di ginjal bagian atas, yang menghasilkan kelenjar adrenalin untuk “menerangi” bahaya dan beberapa hormon lainnya. Bila anda memperlakukan adrenalin dengan benar, mereka akan berterima kasih dengan cara memberi tenaga ekstra.
  13. Tersenyumlah sekali lagi. Telusuri ginjal dalam-dalam. Telitilah apakah ada perasaan takut yang ada di dalam ginjal. Berilah senyum kehangatan akan kasih sayang, kegembiraan dan kebaikan, cairkan ketakutan anda. Biarkan hakikat ginjal, kelembutan keluar dan mengisi mereka sampai meluap ke pankreas dan limpa.
  14. Tersenyumlah pada pankreas dan limpa. Pertama-tama tersenyumlah pada pankreas, yang terletak di tengah dan sebelah kiri tingkat pinggang. Syukurilah perannya dalam memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula dalam darah dan enzim-enzim pencernaan.
  15. Lalu tersenyumlah pada limpa, yang terletak di bawah dan belahan kiri sangkar iga. Syukuri fungsinya dalam menghasilkan antibodi-antibodi untuk memerangi penyakit-penyakit tertentu. Bagaimana mereka semakin lembut dan semakin penuh.
  16. Tersenyumlah sekali lagi pada pankreas dan limpa; rasakan dan lihat dalam-dalam, apakah ada kekhawatiran yang bersemayam di sana; biarkan kehangatan kegembiraan, kasih-sayang, kebajikan, kebaikan dan kelembutan mencairkan kekhawatiran ini. Tersenyumlah pada sifat hakiki limpa, kejujuran dibawa keluar menjalar ke kelenjar kandung kemih dan daerah organ seksual.
  17. Bawalah turun energi pencerahan ini ke daerah organ seksual di bagian abdomen bawah. Bagi wanita, daerah ini disebut “istana ovarium”; terletak kira-kira tiga inci di bawah pertengahan pusar antara indung telur. Bagi laki-laki, daerah ini disebut “istana sperma”; terletak satu setengah inci di atas parigkal penis di daerah kelenjar prostat dan kantung mani. Tersenyumlah pada kelenjar prostat dan testis. Syukuri peran mereka dalam memproduksi hormon dan memberi anda energi kretivitas.
  18. Biarkan energi kasih sayang, kebaikan dan kelembutan mengalir ke dalam organ-organ seksual, sehingga anda memiliki kekuatan dalam mengatasi dan mengendalikan nafsu, keinginan, keegoanisan yang tidak terkontrol. Andalah yang mengontrol dorongan ini; bukan sebaliknya, anda menjadi budak nafsu. Terima kasihlah pada organ seksual yang adalah energi dasar kehidupan.
  19. Kembalilah ke mata sekali lagi. Tersenyumlah dengan cepat pada organ-organ Garis Depan, tapi kali ini lakukan dengan lebih cepat; periksa setiap organ kalau-kalau masih ada ketegangan. Tersenyumlah padanya sampai ketegangan itu mencair dan menjadi rileks.



Buku Spiritual Darsana Keesaan
Meditasi-Yoga Realisasi Diri

Darsana Keesaan

Detail Buku

Berbagi adalah wujud Karma positif