Esensi dan Praktik Mantra Gayatri dengan Pranayama


Mantra Gayatri Pranayama digunakan dalam meditasi pada Yang Mahatinggi, berdoa kepada Dewa Matahari di pagi dan siang hari (Suryascha mamanyuscha), begitu juga doa menjelang malam pada waktu senja ditujukan kepada Agni, Dewa Api (agnischa Mamanyusacha). Rgveda tidak secara langsung berbicara akan hal ini, tetapi melalui Vyahrita (emanasi) seperti Surya, Agni, Varunna, Indra dll. Oleh karena itu ditujukan kepada Parabrhaman, Prinsip Tertinggi digunakan untuk pengulangan mental dalam konsentrasi. Menurut Veda, pikiran dan aktivitas membentuk takdir manusia. Aktivitas mental seseorang mengangkatnya jika dan ketika mereka berada di bawah pengaruh operasi Brahman. Oleh karena itu dalam mantra ini kerinduan penyembah diungkapkan bahwa...Detail

Ensensi Filosofi dari ajaran Yoga Rishi Vashistha

Ajaran Yoga Rishi Vashistha memuat tentang Vedanta, mengajarkan absolutisme Upanisadic dan idealisme Buddhis sebagai metafisikanya dan jnana-karma sebagai etikanya. Ada perbedaan pandangan dengan Advaita di Yoga Vasistha dan di Sankara. Di Sankara tidak mengakui idealisme ekstrim dari Vijnanavada Buddhis, sementara di Yoga Vasistha mendukung dan menyangkal kenyataan keberadaan dunia fenomenal. Di...

Kālabhairava – Siwa Sebagai Sang Penguasa Waktu (Mahākāla)

Konsep sifat abadi dan siklus Waktu (Kāla) tetap di jantung spiritual Hindu dan terkait erat dengan Konsep Brahman atau Atman. Orang Hindu menganggap Diri di dalam diri kita adalah abadi, selalu ada tidak hanya di masa depan tetapi juga datang dari masa lalu. Gagasan tentang keabadian dua arah ini tidak terbatas pada Brahman saja tetapi meluas ke Dunia temporal ini. Dalam Konsep Hindu tidak ada "...

Chudamani Upanishad – Permata Mahkota Yoga Kundalini

Yoga Chudamani Upanishad adalah teks penting di antara 'Yoga Upanishad', terkait dengan Tradisi Natha. Ketertarikan khusus dari teks ini adalah bahwaChudomani Upanishad ini mencakup banyak ayat yang mirip dengan ayat-ayat Goraksha Shataka. Kata "Chud" berarti lambang, mahkota, juga mengacu pada jumbai korban (shikha), milik bagian atas kepala, yang melambangkan kebangkitan, pembukaan Brahman (Bra...

Tetesan Nektar Abadi – Amrita Bindu Upanishad

Amritabindu Upanishad adalah yang paling penting di antara lima Upanishad Bindu. Amrita Bindu Upanishad, tetesan nektar abadi (Amritam). Ini diklasifikasikan sebagai Yoga Upanishad bersama dengan empat Upanishad Bindu lainnya — Tejo Bindu, Naada Bindu, Dhyaana Bindu dan Brahma Bindu.  Bhagavad Gita yang sangat bersandar pada Katha dan Svetaasvatara Upanishad adalah ringkasan dari semua Yoga Up...

Esensi dan Ringkasan : Shiva Samhita dalam Yoga

Shiva Samhita adalah tantra penting dan kompilasi dari ajaran-ajaran yang tidak ditemukan di tempat lain di Haṭha-yoga. Pranāyāma nya sangat sederhana, dan hanya menyebutkan pratyāhāra dan samādhi secara sepintas.  Pengajarannya yang paling sistematis dan menyeluruh adalah tentang mudrā, ditemukan di bab empat. Melengkapi ini, banyak visualisasi tubuh halus dan teknik Mantra dit...

Penerapan Kekuatan Bija Mantra Shakti dalam Yoga

Selain kekuatan mantra dari huruf-huruf abjad Sansekerta, ada serangkaian bija mantra atau suku kata tunggal yang kuat, yang terdiri dari beberapa vokal atau konsonan. Ini diistilahkan 'mantra Shakti', seperti yang biasa digunakan dalam pemujaan Shakti, memproyeksikan berbagai jenis energi kosmik. Dikatakan ada delapan total bija mantra utama tersebut, dengan Aim, Hrim, Klim, Krim, Shrim, Tri...